RESENSI NOVEL MALIOBORO

Identitas Buku:



Judul: Malioboro at Midnight

Penulis Buku: Skysphire

Penerbit: bukune

Tahun Terbit: 2023

Jumlah Halaman: 428

Harga Buku: 99.000

ISBN: 978-602-220-490-9


Pendahuluan

Bagi sebagian orang, malam hari merupakan waktu yang tepat untuk bersantai atau beristirahat untuk melakukan aktivitas di keesokan harinya. Tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk Sera, seorang perempuan kelahiran Yogyakarta yang hampir mengakhiri hidupnya karena ketidakjelasan hubungan dia dengan kekasihnya, Richard. 
Bagi Sera, tengah malam selalu menakutkan. Pikiran tentang sang kekasih yang telah menjadi penyanyi terkenal di Jakarta selalu menghantuinya. Sampai suatu malam, tiba-tiba muncul seorang laki-laki yang masuk ke dalam kehidupan Sera, lelaki tersebut bernama Malioboro. Pertemuan pertama mereka disebabkan oleh aksi Malio yang menendang pintu Apartemen milih Sera. Dari situlah mereka berteman walau awalnya Sera merasa bahwa kehadiran Malioboro sangat mengganggu.

Isi

Sejak awal bertemu, Malio sudah tertarik dengan Sera. Ia penasaran dengan kehidupan sehari-hari kekasih penyanyi terkenal yang ditinggal ke Jakarta. Hubungan Sera dan Richard merenggang dan jarang berkomunikasi. Saat tengah malam, Sera selalu merasa sedih memikirkan hubungannya dengan kekasihnya itu. Saat Sera merasa sedih, Malio selalu ada di sisi Sera. Kehadiran Malio saat Sera merasa sedih membuat kehidupannya jauh lebih membaik karena hal itulah yang ia inginkan dari awal. 
"Let me be your midnight, Ra. Tengah malam di saat lo kesepian dan merasa nggak ada yang sayang sama lo, cari gue." Malio akan melakukan apapun untuk temannya agar dia tidak merasa kesepian di tengah malam yang sepi dan gelap.


Kelebihan

Sang Penulis, Skysphire berhasil menciptakan tokoh Malio yang begitu sempurna. Sosok seperti Malio inilah yang di idamkan banyak remaja perempuan. Oleh sebab itu Novel ini cocok di kalangan remaja.
Penulis juga menyajikan novel ini dengan bahasa non-formal yang kekinian sehingga dapat dimengerti oleh semua orang, terutama remaja. 


Kekurangan

Terdapat banyak typo di dalam novel. Alur cerita juga maju mundur membuat beberapa pembaca sulit memahaminya. Tema cerita yaitu cinta segitiga sudah sangat basic sehingga saat membaca pertengahan, para pembaca sudah mengetahui endingnya dari novel ini. 



















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Moai Statues : The Silent Sentinels of Rapa Nui

RESENSI FILM NGERI-NGERI SEDAP